Tampilkan postingan dengan label Instalasi LAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Instalasi LAN. Tampilkan semua postingan
Rabu, 14 Desember 2011
Senin, 26 September 2011
Network Device
1. Hubs
seperti mengumpulkan di satu koneksi. Atau dengan kata lain, semua host yang
terhubung dengan hub akan seperti menjadi satu jaringan dan tidak ada
pengelompokan, sama halnya dengan repeater, hub juga menguatkan signal. Hub
dikenal dengan Multi port repeater, karena hub mempunyai lebih dari dua port
,sedangkan repeater hanya mempunyai dua port.

2.Workgroup switches
management transfer data ( lebih pintar ). Switch dapat memutuskan dan mengingat
semua arah tujuan melalui port –port yang ada di switch, karena switch ataupun bridge
mempunyai table mac address yang menentukan destination pada setiap port.

3.Bridges
mengubah format data jaringan menjadi frame dari bit dan mempunyai struktur data.
Bridges menyediakan koneksi diantara LAN,. dan memeriksa data dan memutuskan
arah data yang akan dituju. dengan Bridge efisiensi jaringan menjadi lebih baik.
4.Repeater
adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk menguatkan sinyal. Repeaters
menguatkan sinyal analog maupun digital dimana transmisi data hilang atau
menyimpang karena adanya attenuation ( gangguan ). Repeater tidak digunakan untuk
menforward data berdasarkan alamat tujuan seperti halnya router atau bridge
5.Routers
memiliki fungsi yang sama pada device yang telah disebutkan. Routers dapat
menguatkan sinyal, mengubah format data dan management transfer data. Router dapat
juga terhubung ke WAN, artinya selain router dapat terhubung dengan LAN dapat juga
terhubung dengan jarak yang jauh .
Senin, 19 September 2011
Topologi Fisik Jaringan
Topologi fisik jaringan adalah bentuk fisik bagaimana komputer terhubung antara satu dengan lainnya. Jika Anda perhatikan kembali pada gambar 4, Anda dapat membayangkan bagaimana bentuk hubungan antar komputer pada masing-masing ruangan di sekolah.
Minggu, 07 Agustus 2011
Bounded media & Unbounded media
Media transmisi merupakan suatu jalur fisik antara transmitter dan receiver dalam sistem transmisi data dari satu node ke node yang lain. Media transmisi diklasifikasikan sebagai berikut :
- Cabling Sistem
Kabel adalah salah satu alat penghubung untuk mengirim sinyal atau gelombang dari satu computer ke computer yang terhubung dalam sebuah jaringan. Sebagai media terpandu, kapasitas transmisi, dalam hal bandwidth atau data rate, tergantung secara kritis pada jarak dan kondisi media. Jenis kabel yang digunakan berdasarkan dengan topologi jaringan, protocol jaringan dan scope jaringan. Media kabel yang secara umum sering digunakan didalam jaringan yaitu :
- Bounded Media
- Unbounded Media
- Bounded Media
Bounded Media atau sering disebut juga guided media (media terpandu) adalah media yang mengalirkan data melalui suatu jalur fisik tertentu.Dengan bounded media, gelombang dipandu melalui sebuah media padat seprti kabel tembaga terpilin (twisted pair), kabel tembaga coaxial dan serat optic (fiber optic). - Unbounded Media
Bentuk transmisi dalam media ini disebut sebagai wireless transmission, jenis media transmiisi unbounded adalah:
- Infrared (transmisi dengan sinar infra merah)
- Laser (sinar laser)
- Microwave (gelombang mikro)
- Radio (gelombang radio)
- Cabling Sistem
Kabel adalah salah satu alat penghubung untuk mengirim sinyal atau gelombang dari satu computer ke computer yang terhubung dalam sebuah jaringan. Sebagai media terpandu, kapasitas transmisi, dalam hal bandwidth atau data rate, tergantung secara kritis pada jarak dan kondisi media. Jenis kabel yang digunakan berdasarkan dengan topologi jaringan, protocol jaringan dan scope jaringan. Media kabel yang secara umum sering digunakan didalam jaringan yaitu :
- Coaxial : Kabel Coaxial merupakan high-capacity kabel yang digunakan untuk transmisi frekuensi tinggi unutk telepon, antenna televisi, LAN dan transmisi sinyal audio digital.
Coaxial terdiri dari dua konduktor, dibentuk untuk beroperasi pada pita frekuensi yang besar. Terdiri dari konduktor inti dan dikelilingi oleh kawat-kawat kecil. Diantara konduktor inti dengan konduktor sekelilingnya dipisahkan dengan sebuah isolator (jacket/shield) seperti ditunjukkan gambar 3.1. Kabel coaxial lebih tahan terhadap gangguan noise seperti EMI dikarenakan adanya lapisan pelindung. Coaxial dapat digunakan untuk jarak jauh dan mendukung lebih banyak terminal dalam satu jalur bersama.
Tipe kabel coaxial yang paling banyak digunakan adalah RG58/U. Tipe kabel ini dapat membawa sinyal jarak 300 meter lebih dan kebanyakan implementasikan pada jaringan Ethernet Thinwire.
- Twisted Pair : Jenis kabel ini paling banyak digunakan dalam jaringan komputer saat ini. Sesuai dengan namanya, kabel ini berisi empat pasang (pair) kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (Unshield). Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang terisolator. Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Tabel 2.1 merupakan kategori dua jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair). Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jack. Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing pasang kabel. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut, dan juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise) bisa ditekan sedemikian rupa. Perlu diperhatikan juga, spesifikasi antara CAT5 dan CAT5 enchanced mempunyai standar industri yang sama, namun pada CAT5e sudah dilengkapi dengan insolator untuk mengurangi efek induksi atau electromagnetic interference. Kabel CAT5e bisa digunakan untuk menghubungkan network hingga kecepatan 1Gbps.
Untuk menghubungkan kabel UTP ini digunakan konektor RG-45, yaitu modulator jack yang berisi 8 pin. Gambar 3.2.2 merupakan kabel UTP (Unshield Twisted Pair) dan connector-nya (RG-45).
Connector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RG-45. Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.
Senin, 25 Juli 2011
Soal Instalasi LAN
1. Komunikasi data : proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.
2. Jaringan komputer : sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan.
3. Metode Komunikasi Data : Ada 3 cara Metode Komunikasi Data, yaitu :
- Simplex, (satu arah) Seperti pada penerimaan siaran Radio dan Televisi.
- Half-duplex, (dua arah) Dalam waktu yang tidak bersamaan, Seperti komunikasi dengan walkie-talkie.
- Full-duplex, yaitu komunikasi dua arah pada waktu yang bersamaan, ( seperti telefon, internet, dll ).
4. Model Referensi Komunikasi Data : Model referensi data memiliki 7 macam atau 7 lapis yaitu :
- Physical layer : Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
- Data-link layer : Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge,repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua Instalasi LANlevel anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
- Network layer : Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router danswitch layer-3.
- Transport layer : Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
- Session layer : Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
- Presentation layer : Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atauRemote Desktop Protocol (RDP)
- Application layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
5. Komponen Komunikasi Data dan Jaringan Komputer :
- komponen komunikasi data :
> Message~sulit mencari padanan kata message dalam bahasa Indonesia. Untuk mudahnya, suatu message bisa dikatakan sebagai data atau informasi yang akan dikomunikasikan (dikirim dan diterima). Message ini bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
> Sender~sender adalah suatu alat yang digunakan untuk mengirimkan message. Alat ini tidak hanya komputer, bisa juga alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
> Receiver~sama dengan sender, bedanya receiver berfungsi sebagai alat yang dituju untuk meneri message yang dikirim dari sender.
> Medium~medium adalah media transmisi yang bisa dikatakan sebagai "perantara" untuk mengantarkan message dari sender ke receiver. Media transmisi ini bisa saja berupa kabel (twisted pair, coaxial, fiber-optic), laser, atau gelombang radio.
protocol. protocol adalah sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju. Untuk mudahnya protocol bisa dianggap sebagai bahasa komunikasi, seseorang yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa tidak akan bisa dimengerti oleh orang lain yang hanya bisa berbahasa cina.
-Komponen Jaringan Komputer :
> Komponen Hardware : Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), kabel dan topologi jaringan.
> Komponen Software : Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol jaringan.
2. Jaringan komputer : sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan.
3. Metode Komunikasi Data : Ada 3 cara Metode Komunikasi Data, yaitu :
- Simplex, (satu arah) Seperti pada penerimaan siaran Radio dan Televisi.
- Half-duplex, (dua arah) Dalam waktu yang tidak bersamaan, Seperti komunikasi dengan walkie-talkie.
- Full-duplex, yaitu komunikasi dua arah pada waktu yang bersamaan, ( seperti telefon, internet, dll ).
4. Model Referensi Komunikasi Data : Model referensi data memiliki 7 macam atau 7 lapis yaitu :
- Physical layer : Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
- Data-link layer : Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge,repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua Instalasi LANlevel anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
- Network layer : Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router danswitch layer-3.
- Transport layer : Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
- Session layer : Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
- Presentation layer : Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atauRemote Desktop Protocol (RDP)
- Application layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
5. Komponen Komunikasi Data dan Jaringan Komputer :
- komponen komunikasi data :
> Message~sulit mencari padanan kata message dalam bahasa Indonesia. Untuk mudahnya, suatu message bisa dikatakan sebagai data atau informasi yang akan dikomunikasikan (dikirim dan diterima). Message ini bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya.
> Sender~sender adalah suatu alat yang digunakan untuk mengirimkan message. Alat ini tidak hanya komputer, bisa juga alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
> Receiver~sama dengan sender, bedanya receiver berfungsi sebagai alat yang dituju untuk meneri message yang dikirim dari sender.
> Medium~medium adalah media transmisi yang bisa dikatakan sebagai "perantara" untuk mengantarkan message dari sender ke receiver. Media transmisi ini bisa saja berupa kabel (twisted pair, coaxial, fiber-optic), laser, atau gelombang radio.
protocol. protocol adalah sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju. Untuk mudahnya protocol bisa dianggap sebagai bahasa komunikasi, seseorang yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa tidak akan bisa dimengerti oleh orang lain yang hanya bisa berbahasa cina.
-Komponen Jaringan Komputer :
> Komponen Hardware : Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), kabel dan topologi jaringan.
> Komponen Software : Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol jaringan.
Langganan:
Postingan (Atom)

